Kita tahu, apa pun yang bermanfaat
jika kita menggunakannya dalam porsi yang terlalu berlebih, maka akibatnya akan
membuat pemilik atau penggunanya sengsara. Begitu juga dengan 4 hal ini. Jika tak
ada ke-4 hal ini, kita tidak akan bisa hidup, namun jika ke-4 hal ini
berlebihan pun akan membuat kita sengsara.
Apa saja 4 hal tersebut, mungkin
kita semua sudah mengetahuinya:
1.Air
Air adalah satu dari beberapa unsur
penting bagi kehidupan. Makhluk hidup tak akan bisa hidup jika tak ada air.
Bahkan sebagian besar unsur di dalam tubuh kita adalah air. Ya, air adalah
elemen paling penting. Namun, apa jadinya jika kita berlebihan memakai air.
Karena telah banyaknya persediaan air di sekeliling kita, kita jadi mubazir,
atau bahkan banyak dari kita yang tak menjaga kondisi air agar tetap bersih.
Manusia banyak membuang sampah di sepanjang sungai, got, parit, dan lain-lain.
Menjadikan air sangat kotor, dan tersumbat. Air yang seharusnya mengalir ke laut,
jadi terhenti karena sampah. Air jadi meluap ke daerah perumahan manusia.
Banjir ada di mana-mana.
Saat banjir tak banyak yang dapat
kita lakukan. Pekerjaan banyak yang terbengkalai, air bersih jadi jarang, dan
banyak penyakit yang menyerang anggota keluarga kita. Banjir benar-benar
menyengsarakan, bukan. Oleh sebab itu, saat ini kita harus rajin mengatur
pengeluaran air. Air memang berlimpah, terlebih saat hujan. Namun dengan
berlimpahnya air, kita tidak boleh seenaknya, yang malah akan membuat benda cair
itu meluap dan menenggelamkan bumi kita.
2.Api
Unsur yang kedua adalah api. Api
memang bukan unsur terpenting, namun kita tetap butuh yang namanya api. Tanpa
api, masakan tak matang. Tanpa api, air tak mendidih. Api adalah teman manusia
di saat kelaparan dan kedinginan. Saat lapar, api dapat membuat matang masakan.
Tak mungkin bukan, kita makan beras mentah, daging mentah, air mentah, dan
lain-lain yang mentah. Yang ada kita akan sering sakit. Namun, jangan
sekali-kali bermain api jika tak ingin api itu melahapmu. Benar, api kecil
memang bersahabat, namun bagaimana jika karena keteledoran manusia, dan membuat
api yang kecil itu bertambah besar.
Saat seorang ibu memasak, dia
menyepelekan api kecil di kompornya, dan meninggalkan dapur begitu saja walau
hanya untuk membeli bawang di warung depan. Namun, saat wajan yang berada di
atas kompor telah gosong dan api menyambar ke atas, api yang bersahabat itu
tiba-tiba akan menjadi musuh bagi manusia. Api berkobar dan membakar rumah si
ibu. Banyak kasus, bukan hanya rumah pemilik kompor yang terbakar, puluhan
rumah, dan puluhan korban pun ikut dilahap sang api. Api yang tadinya kecil dengan
tanpa belas kasih melenyapkan tempat tinggal dan harta kita, dan itu tidak lain
karena ketelodoran kita sendiri. Jadi, gunakan api sebaik mungkin dan jangan
sampai teledor meninggalkan api yang kecil itu, jika tak mau si api bertambah
besar dan melenyapkan segala yang kita sayangi.
3.Angin
Bisa membayangkan jika di dunia
tanpa angin, angin alami maupun angin buatan? Pasti sangat panas dan
berkeringat, ya. Kita membutuhkan angin agar tubuh menjadi sejuk di kala
kepanasan. Namun, kadang angin yang dapat mendinginkan kita, tiba-tiba membuat
kita sangat gelisah. Ya, saat angin yang sepoi itu berubah menjadi puting
beling, angin yang menari dan meliuk-liuk jauh di atas kita . Puting beliung
memang gejala dari alam, namun ada baiknya kita juga berhati-hati dengan
bencana satu ini. Tak diragukan lagi, angin yang sangat kencang ini dapat
merobohkan pohon, rumah, dan lain-lain. Jadi, sebagai manusia kita harus
senantiasa bersyukur. Jangan meminta
sesuatu yang berlebihan. Seperti angin ini, selalu menginginkan angin yang
lebih besar dan kencang.
4.Tanah
Kita berdiri di atas tanah. Bumi itu
berlapis-lapis dan salah satu unsur bumi adalah tanah. Tanah yang wajar memang
akan membuat kita hidup aman di bumi, namun jika tanah berlebih menutupi atau
pergi dari sekitaran rumah kita, apa yang terjadi? Kita akan sengsara. Ya,
bencana yang ditimbulkan dari tanah adalah tanah longsor. Betapa mengerikan
jika tanah itu mengubur rumah, bahkan kita hidup-hidup. Untuk itu semoga kita
selalu menjadi orang yang senantiasa bersyukur dan terhindar dari bencana yang
akan membuat kita sengsara.
Well, memang apa pun yang kecil dan
bersahabat itu akan sangat membantu, terlebih jika kita dapat menggunakannya
dengan baik dan benar. Namun, sesuatu yang kecil itu tiba-tiba akan merugikan
kita jika kita tak memperlakukannya dengan rasa syukur. Semoga kita adalah
salah satu orang yang pandai memanfaatkan segala sesuatu dengan semestinya.
Ilustrasi:
Google

No comments:
Post a Comment